Amanah Travel Umroh

Travel Umroh Bekasi – Paket, Harga, dan Cara Pilih Travel Resmi: bandingkan paket, cek izin Kemenag, dan pilih travel yang aman. Ada daftar agen di Bekasi, kisaran harga, serta checklist anti-zonk.

Travel Umroh Bekasi – Paket, Harga, dan Cara Pilih Travel Resmi

Travel Umroh Bekasi - Paket, Harga, dan Cara Pilih Travel Resmi
Sumber: Pexels — Lisensi: Pexels License

Daftar Vendor Rekomendasi (1–12)

  1. Abhinaya Sadina Wisata
    Alamat: Ruko Sentra Niaga Kalimalang Blok E-01 No.3, Jaka Sampurna, Bekasi Barat
    WhatsApp: 081398943661
  2. Alifah Tour (PT Nurindo Wisata)
    Alamat: Ruko Komplek AHM, Jl. Ahmad Yani, Bekasi Selatan
    WhatsApp: 08161947542
  3. Nasuha Tour Travel
    Alamat: Komplek Bumi Anggrek, Bekasi (kantor/cabang)
    WhatsApp: 081234512976
  4. Arofah Mina Travelindo
    Alamat: Bekasi (kantor/cabang; sesuai info publik)
    WhatsApp: 081286726900
  5. TAFT Tour (PT Ada Taft Wisata)
    Alamat: Rose Garden 2 No.5, Grand Galaxy City, Bekasi
    WhatsApp: 081388866860
  6. Samara Travel (Samara Amanah Mulia)
    Alamat: Jati Makmur, Pondok Gede, Bekasi
    WhatsApp: 087880949944
  7. ZAM Tour Travel (PT Zadul Maad Mandiri)
    Alamat: Kavling Pratama, Pedurenan, Mustika Jaya, Bekasi
    WhatsApp: 0817131400
  8. Amanah Travel Indonesia
    Alamat: Jl. Kemang Sari Raya No.7B, Jatibening, Pondok Gede, Bekasi
    WhatsApp: 081263169777
  9. Umrah Amanah
    Alamat: Ruko Taman Narogong Indah Blok RC No.11, Bekasi
    WhatsApp: 08161605921
  10. Namira Travel (Agen Bekasi)
    Alamat: Bekasi (agen/konsultan; kontak via WhatsApp)
    WhatsApp: 081387984360
  11. SAM Tour & Travel (Agen Bekasi)
    Alamat: Bekasi (agen/konsultan; kontak via WhatsApp)
    WhatsApp: 085230423100
  12. Rabbanitour (melayani Bekasi)
    Alamat: Online (melayani area Bekasi; kantor pusat di luar kota)
    WhatsApp: 082280001799

Area Layanan

Area layanan mencakup: Bekasi Barat, Bekasi Timur, Bekasi Selatan, Bekasi Utara, Medan Satria, Rawalumbu, Pondok Gede, Jatiasih, Jatisampurna, Mustika Jaya, Bantar Gebang, Pekayon, Harapan Indah, Kalimalang, Grand Galaxy City, Tambun Selatan, Tambun Utara, Cikarang di Bekasi.

Artikel ini cocok buat kamu yang berdomisili di Bekasi dan sekitarnya, ingin berangkat umroh pertama kali, tapi bingung memilih travel yang benar-benar aman dan jelas.

Kalau kamu sudah pernah umroh, panduan ini tetap kepakai untuk membandingkan paket (hotel, maskapai, itinerary) dan meminimalkan risiko “janji manis” yang bikin repot menjelang keberangkatan.

Di Bekasi, pilihan travel umroh banyak: ada yang fokus paket hemat, ada yang unggul di hotel dekat Masjidil Haram, ada juga yang menonjolkan bimbingan ustadz tertentu. Tantangannya: calon jamaah sering hanya membandingkan harga, padahal struktur biaya dan legalitas itu yang paling menentukan aman tidaknya perjalanan.

Di bawah ini kamu akan dapat: cara cek izin PPIU/PIHK, kisaran harga yang masuk akal, checklist sebelum DP, sampai hal-hal “kecil” seperti bukti booking hotel, sistem handling paspor, dan opsi refund/reschedule.

Ringkasan

Kalau cuma punya 5 menit: pilih travel yang bisa diverifikasi izinnya di sistem Kemenag, transparan soal komponen biaya, dan punya alur dokumen yang rapi. Jangan buru-buru DP hanya karena promo “seat tinggal sedikit”.

Gunakan daftar vendor di bawah sebagai starting point, lalu tetap lakukan verifikasi mandiri.

Daftar Isi

Inti Penting

  • Wajib cek izin PPIU/PIHK di kanal resmi Kemenag (mis. https://siskopatuh.haji.go.id/ dan/atau https://simpu.kemenag.go.id/).
  • Harga murah bukan masalah, yang bahaya adalah detail biaya yang “mengambang” (maskapai tidak jelas, hotel jauh, transit panjang).
  • Mintakan kontrak tertulis + itinerary + rincian hotel/maskapai sebelum DP.
  • Siapkan paspor (masa berlaku aman) dan rencanakan vaksin meningitis di fasilitas resmi (contoh rujukan: https://sinkarkes.kemkes.go.id/vaksinasi_int/).
  • Pilih travel yang jelas mekanisme refund/reschedule dan kanal komplainnya.

Harga paket & komponen biaya di Bekasi

Kisaran harga umroh berubah mengikuti musim, kurs, dan kebijakan visa/hotel. Namun, kamu tetap bisa menilai apakah sebuah paket “masuk akal” dari transparansi komponennya: maskapai, durasi, hotel, konsumsi, visa, handling, dan manasik.

Kisaran harga realistis (9–12 hari)

  • Paket hemat: umumnya fokus ke hotel lebih jauh + transport bus, durasi 9–10 hari.
  • Paket reguler: hotel lebih baik/lebih dekat, durasi 10–12 hari, itinerary lebih nyaman untuk lansia.
  • Paket premium: hotel sangat dekat, layanan lebih personal, kadang include city tour tambahan.

Tips cepat: minta contoh rundown harian dan pastikan ada waktu istirahat yang realistis, terutama bila rombongan membawa orang tua.

Biaya yang sering bikin total beda

  • Maskapai & rute: direct vs transit, bagasi, dan jam terbang (ini berpengaruh ke stamina jamaah).
  • Hotel: jarak ke Masjidil Haram/Nabawi, tipe kamar (quad/triple/double), dan musim ramai.
  • Visa & handling: proses administrasi, penanganan paspor, serta kebijakan perubahan nama/jadwal.
  • Asuransi & perlindungan: detail kecil, tapi berguna saat ada delay, sakit, atau perubahan jadwal.

Cara cek travel umroh resmi

Tujuannya sederhana: memastikan travel benar-benar punya izin sebagai PPIU/PIHK, bukan sekadar agen yang numpang izin pihak lain tanpa transparansi.

Cek izin PPIU/PIHK di Kemenag

  1. Buka kanal resmi: https://siskopatuh.haji.go.id/ atau https://simpu.kemenag.go.id/.
  2. Cari nama travel yang kamu incar (atau nomor SK bila ada).
  3. Pastikan status izin aktif dan sesuai jenis layanan (umroh vs haji khusus).

Cocokkan nama, alamat, dan masa berlaku

  • Nama brand di brosur harus konsisten dengan nama di sistem.
  • Alamat kantor/representatif sebaiknya jelas (minimal kota/kecamatan) dan bisa dikunjungi.
  • Kalau yang muncul “kantor pusat” di luar kota, tanyakan status cabang/agen di Bekasi dan minta bukti kerja samanya.

Checklist memilih travel umroh Bekasi

Bagian ini dibuat supaya kamu tidak keburu “terhipnotis” promo. Pakai checklist ini sebagai filter cepat sebelum tanya hal yang lebih detail.

Checklist 10 menit sebelum DP

  • Ada bukti izin PPIU/PIHK yang bisa diverifikasi.
  • Itinerary jelas (hari ke-1 sampai pulang), bukan sekadar “program umroh”.
  • Nama hotel dan maskapai disebut, bukan “setaraf”. Kalau setaraf, minta minimal 2 opsi yang sering dipakai.
  • Skema pembayaran jelas: DP, pelunasan, dan apa yang terjadi kalau telat.
  • Dokumen yang diminta masuk akal: paspor, foto, KK/KTP, data mahram (jika diperlukan).

Red flags yang sering kejadian

  • Menolak memberi rincian hotel/maskapai “nanti saja mendekati keberangkatan”.
  • DP diminta ke rekening pribadi tanpa invoice perusahaan.
  • Janji “pasti berangkat” tapi tidak ada jadwal kloter yang solid.
  • Harga terlalu rendah namun banyak biaya tambahan yang muncul belakangan.

Dokumen, vaksin, dan persiapan fisik

Bagian administratif sering dianggap remeh, padahal justru di sini banyak masalah terjadi: paspor mepet, nama tidak cocok, atau vaksin tidak sempat.

Paspor, foto, dan data keluarga

  • Pastikan nama di paspor sama persis dengan KTP/KK (termasuk gelar bila ada).
  • Simpan softcopy dokumen di HP + email agar mudah kalau diminta ulang.
  • Kalau ada jamaah lansia, pastikan ada pendamping yang jelas sejak awal.

Vaksin meningitis & buku kuning

Untuk umroh/haji, jamaah biasanya diminta bukti vaksin meningitis (buku kuning/ICV). Jalur aman: daftar lewat kanal kesehatan resmi, contoh rujukan https://sinkarkes.kemkes.go.id/vaksinasi_int/. Sebaiknya urus lebih awal supaya tidak mepet keberangkatan.

Rencana perjalanan & kenyamanan jamaah

Kalau berangkat dari Bekasi, pertimbangkan juga akses ke bandara, jam kumpul, dan kemungkinan transit. Semakin rapi perencanaan, semakin kecil peluang “keteteran” di hari-hari awal.

Hotel, jarak, dan transport

  • Jarak hotel ke masjid memengaruhi stamina—terutama untuk lansia.
  • Tanyakan apakah ada shuttle/bus hotel, dan bagaimana sistemnya saat jam padat.
  • Pastikan pembagian kamar (quad/triple/double) disepakati sejak awal.

Manasik, pembimbing, dan ritme ibadah

  • Manasik idealnya bukan cuma “ceramah 1 jam”, tapi simulasi ihram, thawaf, sa’i, hingga tahallul.
  • Untuk rombongan keluarga, tanyakan pendampingan saat di bandara dan saat check-in hotel.
  • Kalau ada city tour tambahan, pastikan tidak mengorbankan waktu istirahat.

Pembayaran aman & perlindungan jamaah

Aturan praktis: semua uang yang kamu keluar-kan harus bisa ditelusuri (invoice, rekening tujuan, dan bukti kontrak). Ini penting bila terjadi perubahan jadwal.

Kontrak, invoice, dan rekening tujuan

  • Minta invoice/kwitansi atas nama perusahaan (bukan hanya chat).
  • Rekening perusahaan lebih aman daripada rekening pribadi.
  • Di kontrak, pastikan ada klausul: refund, reschedule, dan kondisi force majeure.

Asuransi dan penanganan komplain

Tanyakan asuransi perjalanan (kalau ada), dan siapa PIC yang mudah dihubungi di tiap fase: sebelum berangkat, saat di Saudi, dan setelah pulang. Travel yang bagus biasanya punya alur komplain yang jelas, bukan “nanti kita bicarakan”.

Apa yang Jarang Dibahas

1) “Setaraf” itu luas banget. Banyak brosur menulis hotel “setaraf bintang 4”, tapi realitanya jarak, kualitas kamar, dan manajemen keramaian bisa jauh berbeda. Kalau travel tidak bisa menyebut contoh hotel yang biasa dipakai, kamu berisiko dapat hotel yang jauh atau kurang nyaman.

2) Jam terbang itu bukan detail kecil. Berangkat tengah malam + transit panjang bisa membuat jamaah (apalagi lansia) drop di hari pertama. Mintakan rute dan estimasi durasi total perjalanan dari bandara sampai hotel.

3) Handling paspor harus transparan. Tanyakan kapan paspor dikumpulkan, di mana disimpan, siapa penanggung jawabnya, dan kapan paspor dikembalikan setelah pulang. Ini terlihat sepele, tapi sering jadi sumber stres.

4) Bukti pemesanan hotel dan proses visa makin ketat. Beberapa musim terakhir, proses visa dan verifikasi pemesanan hotel makin serius. Travel yang rapi biasanya sudah punya SOP: kapan dokumen final, kapan tiket keluar, dan kapan visa diproses.

5) Rasio pembimbing vs jamaah. Kalau rombongan besar tapi pembimbingnya minim, koordinasi saat thawaf/sa’i bisa kacau. Tanya jumlah pembimbing lapangan, bukan hanya “ada ustadz”.

Kalau kamu ingin cara praktis: pilih 3 travel kandidat, lalu bandingkan dengan tabel sederhana (harga total, maskapai, hotel Makkah, hotel Madinah, durasi, manasik, refund). Dari situ baru DP.

FAQ

Berapa DP yang wajar untuk umroh dari Bekasi?

Umumnya DP dipakai untuk mengunci seat/akomodasi, tapi minta dulu invoice + jadwal pelunasan tertulis. Hindari DP ke rekening pribadi.

Apakah agen di Bekasi boleh menjual paket umroh kalau bukan PPIU?

Boleh sebagai agen/mitra, tapi harus transparan: siapa PPIU penyelenggaranya, nomor izinnya, dan siapa yang bertanggung jawab saat di Saudi.

Kapan paling aman mulai urus paspor dan vaksin?

Idealnya 2–3 bulan sebelum berangkat. Paspor jangan mepet masa berlaku, dan vaksin meningitis sebaiknya tidak ditunda agar dapat buku kuning tepat waktu.

Daftar Istilah

PPIU
Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (izin dari Kemenag untuk menyelenggarakan umroh).
PIHK
Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (izin untuk haji khusus).
Manasik
Pelatihan/simulasi tata cara ibadah umroh sebelum berangkat.
ICV (Buku Kuning)
Buku vaksinasi internasional sebagai bukti vaksin (sering diminta untuk meningitis).
Itinerary
Rencana perjalanan harian dari berangkat sampai pulang.

Penutup

Memilih Travel Umroh Bekasi – Paket, Harga, dan Cara Pilih Travel Resmi itu bukan soal siapa yang paling murah, tapi siapa yang paling jelas. Dengan izin yang bisa diverifikasi, itinerary yang realistis, dan alur dokumen yang rapi, kamu bisa berangkat lebih tenang.

Mulai dari daftar vendor di atas, shortlist 3 kandidat, lalu lakukan verifikasi di kanal Kemenag. Semoga Allah mudahkan langkahmu menuju Baitullah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top