Amanah Travel Umroh

Travel Umroh Pancoran – Jakarta Selatan – Paket, Harga, dan Cara Pilih Travel Resmi — panduan memilih travel resmi, estimasi harga paket, checklist anti-penipuan, dan tips berangkat dari Pancoran.

Travel Umroh Pancoran – Jakarta Selatan – Paket, Harga, dan Cara Pilih Travel Resmi

Maksimal 20 vendor/agen travel umroh di sekitar Pancoran:

  1. Kemang Nusantara Travel (KEMTRAVEL)
    Alamat: Graha Sucofindo Lt.15 Suite 1504, Jl. Raya Pasar Minggu Kav.34, Pancoran, Jakarta Selatan
    Kontak: 081319489134
    Website: www.instagram.com/kemtravel/
  2. PT Wisata Jelajah Insani
    Alamat: Apartemen Pancoran Riverside 22-15, Jl. Pengadegan Timur I, Pancoran, Jakarta Selatan
    Kontak: 081316357130
    Website: wisatajelajahinsani.com/
  3. PT Djournal Cipta Wisata
    Alamat: Jl. Warung Buncit Raya No.24, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan
    Kontak: 082227840006
    Website: djournal.co.id/
  4. Padi Tour (PT Pariwisata Andalan Indonesia)
    Alamat: Graha Mobisel Lt.2, Jl. Buncit Raya No.139, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan
    Kontak: 082246542193
    Website: paditour.co.id/
  5. Maqbulah Tour & Travel
    Alamat: Jl. Warung Jati Timur No.27A, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan
    Kontak: 087777214222
    Website: maqbulah.co.id/
  6. Andiarta Wisata (Kalibata)
    Alamat: Jl. Tutty Alawiyah No.9C, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan
    Kontak: 08174101172
    Website: andiartawisata.co.id/
  7. Cipta Tour & Travel
    Alamat: Grand Palace Rukan Blok E No.16, Jl. Raya Pasar Minggu KM16, Pancoran, Jakarta Selatan
    Kontak: 081311183070
    Website: ciptatour.co.id/
  8. Safir Haramain
    Alamat: Jl. Warung Buncit Raya No.98, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan
    Kontak: 0217980269
    Website: safirharamain.co.id/
  9. PT Alfir Wisata Utama
    Alamat: Jl. Taman Makam Pahlawan Kalibata No.1, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan

Catatan: daftar ini untuk memudahkan riset awal di area Pancoran. Tetap cek izin PPIU/PIHK dan detail paket sebelum transfer DP.

Suasana jamaah umroh di Masjidil Haram
Sumber: Unsplash — ekrem osmanoglu — Lisensi: Unsplash License

Artikel ini ditujukan untuk warga Pancoran dan sekitarnya yang sedang membandingkan paket umroh (reguler, plus Turki, Ramadhan) dan ingin memastikan travel yang dipilih benar-benar resmi.

Kalau Anda tinggal di Kalibata, Duren Tiga, Pengadegan, Cikoko, Rawajati, Warung Buncit (sekitar Pancoran), bagian “tips berangkat” akan membantu soal meeting point, estimasi waktu ke bandara, sampai strategi manasik yang praktis.

Mencari travel umroh itu mirip memilih “partner ibadah”: yang Anda beli bukan cuma tiket dan hotel, tapi juga ketenangan hati. Di Jakarta, pilihan banyak—dan justru itu bikin bingung.

Di bawah ini saya susun panduan yang fokus ke hal paling penting: cara cek legalitas, membaca detail paket, dan menghindari biaya tersembunyi. Saya juga tambahkan daftar vendor/agen lokal agar riset awal Anda lebih cepat.

Ringkasan

Untuk Pancoran (Jakarta Selatan), kisaran paket umroh paling umum biasanya berada di rentang menengah. Harga yang terlalu murah sering berarti ada komponen yang “dipotong” (hotel jauh, transit panjang, atau fasilitas minim).

Mulai dari cek izin PPIU/PIHK di portal resmi, lalu cocokkan detail paket (maskapai, hotel, jarak, jadwal, dan skema pembayaran). Setelah itu baru bandingkan layanan: manasik, pendamping, dan proses visa.

Daftar Isi

Inti Penting

  • Selalu cek izin PPIU/PIHK dan pastikan nama perusahaan sesuai (bukan hanya nama brand).
  • Jangan tergiur harga: cek hotel (nama & jarak), maskapai, jumlah hari, dan itinerary tertulis.
  • Pahami skema bayar: DP wajar, pelunasan jelas, dan bukti pembayaran ke rekening perusahaan.
  • Pastikan ada manasik, pembimbing, dan pendamping (muthawwif/muthawwifah) yang jelas per kelompok.
  • Simpan dokumen: kontrak, invoice, dan jadwal—ini penting kalau ada perubahan jadwal.

Perkiraan Harga Paket Umroh dari Pancoran (Update 2026)

Angka di bawah bukan “harga pasti”, tapi patokan supaya Anda bisa cepat membedakan: mana yang masuk akal, mana yang berisiko.

  • Paket reguler 9–12 hari: umumnya mulai dari puluhan juta (tergantung musim, hotel, dan maskapai).
  • Paket plus (Turki/Dubai/Mesir): biasanya lebih mahal karena tambahan negara dan tiket domestik di sana.
  • Ramadhan & high season: cenderung melonjak karena hotel Masjidil Haram/Masjid Nabawi cepat penuh.

Kalau Anda melihat harga “jauh di bawah pasaran”, minta rincian tertulis: apakah termasuk visa, handling, perlengkapan, dan upgrade kamar. Jangan puas dengan brosur poster.

Jenis Paket Umroh yang Umum Dijual (dan Kapan Cocok Dipilih)

1) Reguler (paling aman untuk pemula)

Cocok untuk jamaah pertama kali karena ritme ibadah lebih stabil. Biasanya 9–12 hari, fokus Makkah–Madinah, dengan manasik dasar.

2) Plus (untuk yang ingin wisata tambahan)

Pilih plus kalau Anda siap stamina dan suka jadwal padat. Pastikan itinerary jelas: berapa malam di negara tambahan, dan apakah perlu visa tambahan.

3) Ramadhan (nilai ibadah tinggi, logistik lebih menantang)

Ramadhan itu spesial, tapi juga paling ramai. Pertanyaan kunci: hotel seberapa dekat, jam makan sahur/iftar, dan bagaimana pengaturan tarawih untuk lansia.

Cara Cek Travel Umroh Resmi

Tiga langkah yang bisa Anda lakukan dalam 10 menit:

  1. Buka portal resmi Kemenag: https://simpu.kemenag.go.id/ (SIMPU) untuk cek daftar PPIU/PIHK.
  2. Untuk pelaku usaha, sistem pengawasan & pelaporan ada di SISKOPATUH: https://siskopatuh.haji.go.id/.
  3. Cross-check ke asosiasi: daftar anggota HIMPUH https://himpuh.or.id/daftar-anggota (opsional, tapi membantu melihat profil).

Yang Anda cari saat cek: nama perusahaan, nomor SK, alamat, dan status izin. Cocokkan dengan invoice/kontrak yang mereka kirim.

Checklist Cara Pilih Travel Umroh di Pancoran

Pakai checklist ini saat Anda konsultasi dengan agen/travel (via WA atau datang ke kantor):

  • Hotel: minta nama hotel dan estimasi jarak (bukan “dekat”).
  • Maskapai & rute: direct/transit, lama transit, dan bagasi.
  • Visa & handling: siapa yang urus, berapa lama proses, dan dokumen yang dibutuhkan.
  • Rooming: quad/triple/double, opsi upgrade, dan kebijakan jika pasangan/keluarga.
  • Manasik: berapa kali, apakah ada kelas online, dan materi untuk lansia.
  • Kontrak: ada perjanjian tertulis + rincian biaya + jadwal keberangkatan.

Tip lokal: pilih travel yang punya jalur komunikasi jelas. Minimal ada admin, pembimbing, dan PIC lapangan yang bisa dihubungi.

Biaya Tambahan yang Sering Tidak Disebut di Awal

Ini bukan berarti travel nakal—kadang memang tergantung kebijakan masing-masing. Tapi Anda harus tahu dari awal.

  • Upgrade kamar (double), terutama saat high season.
  • Handling tambahan bila perubahan jadwal mendadak.
  • Biaya dokumen: paspor baru/perpanjangan, foto, dan legalisasi (jika diperlukan).
  • Tip/infak, laundry, atau makan di luar paket.
  • Biaya kursi roda/assist lansia (jika butuh layanan khusus).

Persiapan Dokumen, Vaksin, dan Kesiapan Fisik

Minimal siapkan ini 1–2 bulan sebelum berangkat:

  • Paspor: pastikan masa berlaku aman (idealnya masih panjang).
  • Data identitas: KTP/KK, akta lahir (untuk anak), buku nikah (untuk pasangan) bila diminta.
  • Vaksin: beberapa travel mensyaratkan vaksin tertentu; tanya ke travel dan ikuti anjuran medis.
  • Obat pribadi: bawa resep ringkas, terutama untuk hipertensi/diabetes.

Kalau Anda punya kondisi khusus, minta travel menuliskannya di catatan jamaah (misal: butuh kursi roda, diet tertentu).

Tips Berangkat dari Pancoran: Manasik, Koper, dan Meeting Point

Di Jakarta, keberangkatan biasanya via Soekarno-Hatta. Kunci kenyamanan: jangan mepet waktu, dan rapikan dokumen sejak H-1.

  • Meeting point: tanyakan apakah kumpul di kantor, masjid, atau langsung bandara.
  • Koper: pisahkan baju ihram, sandal, obat, dan dokumen di tas kabin.
  • Manasik: fokus ke rukun & wajib umroh, tata cara ihram, dan “do/don’t” di Masjidil Haram.

Untuk warga Pancoran, pertimbangkan rute berangkat yang paling minim macet (terutama jam sibuk). Jika rombongan lansia, berangkat lebih awal dari estimasi.

Estimasi Timeline: Dari DP sampai Take Off

  1. H-60 s/d H-45: pilih travel, DP, dan kumpulkan dokumen.
  2. H-45 s/d H-30: proses visa & pemesanan hotel (minta bukti itinerary awal).
  3. H-30 s/d H-14: manasik, pembagian perlengkapan, pelunasan (sesuai kontrak).
  4. H-7 s/d H-1: final briefing, pembagian seat/rooming, cek koper dan dokumen.
  5. Hari-H: meeting point, check-in, dan jaga stamina.

Jika ada perubahan jadwal, minta travel mengirimkan update tertulis (bukan hanya chat lisan).

Apa yang Jarang Dibahas

1) Jarak hotel itu bukan cuma “berapa meter”, tapi juga “berapa menit”. Di Makkah, 600–800 meter bisa terasa cepat atau sangat melelahkan tergantung kontur, kepadatan, dan akses eskalator. Minta travel menyebutkan nama hotel dan blok area, lalu cek jarak berjalan realistis.

2) Transit panjang bisa menggerus kualitas ibadah. Paket murah sering menekan biaya lewat transit lama. Kalau Anda membawa orang tua atau anak, pertimbangkan biaya ekstra untuk rute yang lebih nyaman. Anda tidak ingin tiba di Madinah dalam kondisi “habis” sebelum ibadah dimulai.

3) Kebijakan refund/reschedule harus dibaca sebelum DP. Tanyakan: DP hangus atau bisa dialihkan? Kalau ada force majeure, apakah ada opsi ganti jadwal? Minta jawabannya tertulis di invoice/kontrak. Ini hal kecil yang baru terasa penting saat ada perubahan.

4) Komposisi rombongan memengaruhi pendampingan. Satu pembimbing untuk rombongan yang mayoritas pemula akan berbeda kebutuhannya dibanding rombongan yang sudah sering umroh. Tanyakan rasio pendamping per jamaah, terutama bila Anda butuh asistensi lansia.

5) “Termasuk” dan “disiapkan” itu beda. Ada travel yang menulis perlengkapan “disiapkan”, tapi ternyata opsional atau berbayar. Klarifikasi item sederhana seperti koper, mukena, kain ihram, dan buku doa. Hal begini sering jadi sumber salah paham.

Kesimpulannya: paket terbaik bukan yang paling murah, tapi yang paling jelas. Semakin detail informasi yang Anda pegang sebelum bayar, semakin kecil risiko kecewa—dan semakin fokus Anda bisa beribadah.

FAQ

Berapa kisaran harga paket umroh dari Pancoran yang realistis?

Patokannya: lihat musim keberangkatan, jarak hotel, dan maskapai. Harga sangat rendah biasanya ada kompromi di salah satu komponen itu. Minta breakdown tertulis lalu bandingkan 3 travel.

Apa tanda travel umroh abal-abal yang paling sering terjadi di Pancoran?

Red flag umum: tidak mau menunjukkan izin PPIU/PIHK, nama perusahaan tidak konsisten, minta transfer ke rekening pribadi, dan janji “pasti berangkat” tanpa jadwal resmi. Kalau ragu, cek di SIMPU Kemenag dan minta kontrak.

Lebih aman bayar DP berapa dulu, dan kapan pelunasan?

Umumnya DP dipakai untuk mengamankan seat dan proses dokumen. Yang aman: DP wajar, pelunasan mengikuti jadwal yang jelas, dan semua pembayaran masuk ke rekening perusahaan. Simpan invoice dan bukti transfer.

Apakah wajib vaksin meningitis untuk umroh?

Persyaratan kesehatan bisa berubah. Praktiknya, banyak travel meminta vaksin tertentu (misalnya meningitis) sesuai kebijakan dan rekomendasi kesehatan. Tanyakan ke travel dan konsultasikan juga ke fasilitas kesehatan.

Daftar Istilah

PPIU
Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (izin resmi untuk menyelenggarakan umroh).
PIHK
Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (izin untuk haji khusus).
Manasik
Pelatihan/pembekalan tata cara ibadah umroh sebelum berangkat.
Rooming
Pengaturan kamar hotel (quad/triple/double) untuk jamaah.
Handling
Biaya layanan operasional perjalanan (dokumen, koordinasi, dll.).

Penutup

Kalau Anda sedang membandingkan travel umroh untuk area Pancoran, mulai dari yang paling mudah: cek legalitas di SIMPU, minta itinerary tertulis, lalu cocokkan detail hotel dan maskapai.

Setelah itu baru bandingkan layanan manusiawinya: respon admin, kualitas manasik, dan pendampingan di lapangan. Semoga Allah mudahkan langkah Anda menjadi tamu-Nya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top