Amanah Travel Umroh

Panduan praktis Travel Umroh Majalengka: kisaran paket & harga, cara cek legalitas PPIU, dan checklist memilih travel resmi agar berangkat tenang.

Travel Umroh Majalengka – Paket, Harga, dan Cara Pilih Travel Resmi

Daftar vendor/agen travel umroh di Majalengka (maks. 6)

Gunakan daftar ini sebagai titik awal survei. Tetap cek legalitas PPIU dan detail paket sebelum bayar DP.

  1. Namira Travel Cabang Majalengka
    Alamat: Jl. Gerakan Koperasi No.03, Majalengka Wetan, Kec. Majalengka, Kab. Majalengka 45411
    WhatsApp: 081324003885
    Website: majalengka.namira.travel
  2. Qifaya Tour & Travel (Majalengka/Jatiwangi)
    Alamat: Jl. Lanud Sukani, Ds. Jatiwangi, Kec. Jatiwangi, Kab. Majalengka 45454
    WhatsApp: 081111113356
    Website: qifaya.id/hubungi-kami
  3. Al Aziziah Travel Perwakilan Majalengka
    Alamat: Jl. Siti Armilah No.27, Majalengka Kulon, Kec. Majalengka, Kab. Majalengka 45418
    WhatsApp: 081395565524
    Website: alaziziahtravel.co.id/perwakilan-majalengka/
  4. PT Cahaya Raudhah (Perwakilan Majalengka)
    Alamat: JL. Siliwangi No.88B, Kadipaten, Kab. Majalengka
    Website: travelcahayaraudhah.com
  5. MUSA Travel (Administrasi Majalengka)
    Alamat: JL. Giri Asih 3, Majalengka, Jawa Barat
    Telepon: (021) 89086280
    Website: musa.co.id/faq
  6. UD Tour (Agen Umroh & Travel, Majalengka)
    Alamat: Majalengka (kontak via kanal resmi untuk alamat kantor terbaru)
    WhatsApp: 081394085249
    Telepon: 0233 8296322
    Website: instagram.com/exploremajalengka
Jamaah di sekitar Ka
Sumber: Pexels — Lisensi: Pexels License

Untuk siapa artikel ini? Untuk warga Majalengka dan sekitar Jawa Barat yang sedang membandingkan paket umroh (reguler/plus/private), ingin paham “yang termasuk dan tidak termasuk”, serta butuh cara cek travel resmi tanpa ribet.

Kalau kamu pernah trauma lihat promo terlalu murah, bagian checklist dan template perbandingan akan membantu kamu menutup celah salah paham sejak awal (jadwal, maskapai, hotel, visa, sampai kebijakan refund).

Ringkasan

Di Majalengka, banyak jamaah memilih travel yang punya kantor/perwakilan lokal (Majalengka–Kadipaten–Jatiwangi) atau berangkat lewat bandara besar di sekitar Jawa Barat. Karena opsi makin beragam, kamu perlu cara banding yang rapi supaya tidak kejebak promo.

Intinya: pilih travel yang legal dan terbuka soal detail. Lalu, bandingkan paket dengan cara yang sama (itinerary, hotel, maskapai, durasi, handling, dan syarat dokumen). Di artikel ini ada checklist dan template 15 menit supaya kamu cepat ambil keputusan.

Daftar Isi

Inti Penting

  • Jangan mulai dari “harga”; mulai dari legalitas PPIU dan transparansi itinerary.
  • Pastikan hotel, maskapai, dan jadwal tertulis jelas; hindari yang hanya “insyaAllah nanti”.
  • Hitung total biaya all-in (visa, handling, manasik, perlengkapan, tip, dan transport lokal).
  • Simpan bukti pembayaran, surat perjanjian, dan komunikasi tertulis (WA/email) dari awal.
  • Cek status PPIU via situs resmi Kemenag: simpu.kemenag.go.id.

Paket Umroh dari Majalengka: pilihan paket yang paling umum

Secara umum, travel di Majalengka menawarkan tiga tipe: reguler, plus (tambahan kota/negara), dan private/family. Bedanya bukan hanya “jalan-jalan”, tapi juga ritme ibadah, waktu istirahat, dan potensi capek.

Reguler 9–12 hari

Pilihan paling aman untuk pemula: fokus Makkah–Madinah, jadwal ibadah tidak terlalu mepet, dan biaya biasanya paling efisien. Cocok untuk kamu yang ingin “pertama kali” dengan risiko minim.

Plus: Thaif/Turki/Mesir/Doha

Paket plus menambah destinasi. Pro: pengalaman lebih kaya. Kontra: durasi lebih panjang, tempo lebih padat, dan biaya naik. Pastikan kamu cek apakah city tour benar-benar termasuk (bus, tiket, makan) atau hanya “opsional”.

Private/keluarga dan umroh ramah lansia

Biasanya lebih fleksibel: pilihan hotel, pembimbing, dan ritme. Cocok untuk lansia atau keluarga dengan anak. Namun, biaya per orang bisa lebih tinggi karena grup kecil dan permintaan khusus.

Kisaran harga dan apa saja yang biasanya termasuk

Harga paket umroh sangat dinamis (kurs, musim, maskapai, dan slot hotel). Jadi, anggap angka sebagai titik awal. Perlu verifikasi: minta price breakdown tertulis untuk jadwal yang kamu incar.

Komponen biaya yang paling mempengaruhi harga

  • Musim keberangkatan (Ramadhan/libur sekolah biasanya lebih mahal).
  • Maskapai & rute (direct vs transit; lamanya transit mempengaruhi kenyamanan).
  • Hotel & jarak ke Masjidil Haram/Nabawi (cek di peta, bukan klaim).
  • Tipe kamar (quad/twin) dan kebijakan upgrade.
  • Handling (transport lokal, muthawwif, tour leader, manasik, dan perlengkapan).

Contoh membaca itinerary agar tidak salah paham

Ambil itinerary, lalu tandai: tanggal berangkat-pulang, kota yang dikunjungi, jadwal city tour, dan slot ibadah yang “longgar”. Kalau itinerary terlalu padat (pagi–malam penuh), tanyakan waktu istirahat dan akses makan. Ini penting untuk lansia.

Cara memilih travel umroh resmi di Majalengka

Di tahap ini, tujuanmu bukan mencari yang “paling murah”, tetapi yang paling jelas. Harga murah tanpa kejelasan biasanya mahal di belakang.

Cara cek PPIU terdaftar Kemenag

Buka situs resmi Kemenag, cari menu data PPIU, lalu masukkan nama travel. Minimal kamu ingin melihat nama perusahaan, status izin, dan masa berlaku. Mulai dari sini: SIMPU Kemenag.

Pertanyaan wajib sebelum bayar DP

  • Jadwal fix atau tentatif? Jika tentatif, kapan kepastian tiket/hotel keluar?
  • Maskapai dan rute (termasuk transit) tertulis di invoice/kontrak?
  • Nama hotel (bukan “setara”) dan radiusnya berapa meter?
  • Apa saja yang tidak termasuk (tip, laundry, tour opsional, dll.)?
  • Kebijakan reschedule/refund tertulis? Biaya potongannya apa?

Red flag yang sering kejadian

  • Harga jauh di bawah pasar tanpa penjelasan komponen (biasanya ada “biaya tambahan” belakangan).
  • Menolak kasih dokumen tertulis (itinerary, invoice, kontrak) sebelum DP.
  • Mengaku “resmi” tapi nama badan usaha tidak cocok di data Kemenag.
  • Tekanan psikologis: “hari ini transfer biar dapat seat”—tanpa bukti seat.

Checklist anti penipuan: 5 Pasti Umrah versi praktik

Kemenag sering mengingatkan prinsip “5 Pasti Umrah”. Supaya tidak berhenti di slogan, ini versi yang bisa kamu praktekkan saat survei travel.

Pasti travelnya: legalitas & kantor yang bisa didatangi

Cek PPIU, cek alamat kantor, dan usahakan datang atau minimal video call dari kantor. Simpan bukti nama rekening pembayaran (sebaiknya atas nama perusahaan).

Pasti jadwal & maskapai: hindari janji abu-abu

Minta jadwal keberangkatan tertulis. Untuk transit, tanya durasi dan kota transit. Kalau kamu bawa orang tua/anak, transit lama itu faktor risiko.

Pasti hotel & jarak: cek peta, bukan kata-kata

Hotel “dekat” bisa berarti 300 meter atau 1,5 km. Minta nama hotel dan cek lokasinya. Tanyakan juga apakah ada shuttle, dan jam operasionalnya.

Pasti harga: masuk akal vs terlalu murah

Harga masuk akal biasanya sejalan dengan komponen yang dijelaskan. Kalau terlalu murah, minta rincian: tiket, hotel, visa, handling, dan margin travel. Jangan malu bertanya.

Pasti visa: timeline dokumen dan paspor

Tanyakan kapan pengumpulan paspor, foto, dan biometrik (jika perlu). Minta timeline: dari DP sampai visa keluar. Kalau travel tidak bisa menjelaskan timeline, itu sinyal risiko.

Berangkat dari Majalengka: opsi bandara, transit, dan logistik keluarga

Majalengka punya karakter logistik sendiri. Fokusnya: bagaimana kamu dan keluarga sampai ke titik kumpul (bandara/meeting point) tanpa stres. Banyak travel menawarkan meeting point lokal, lalu terbang dari bandara besar (atau dari bandara terdekat jika ada jadwal tertentu).

Berangkat dari Jakarta/Surabaya vs bandara terdekat

Kalau berangkat dari bandara besar, pastikan transport “dari Majalengka ke bandara” termasuk atau tidak. Untuk keluarga, sering kali lebih nyaman: satu rombongan berangkat bersama dari meeting point (mengurangi risiko nyasar).

Tips koper, perlengkapan, dan pengaturan kamar

  • Siapkan 1 tas kabin berisi obat, sandal, dokumen, dan baju ganti.
  • Untuk pasangan/lansia, minta kamar sedekat mungkin dengan lift.
  • Pastikan standar bagasi sesuai maskapai (berbeda-beda).

Persiapan dokumen, kesehatan, dan manasik

Bagian ini sering disepelekan padahal paling menentukan “tenang atau tidaknya” jelang berangkat.

Dokumen inti dan timeline aman

  • Paspor (masa berlaku idealnya masih panjang). Jika belum punya, tanyakan apakah travel membantu prosesnya.
  • Data identitas (KTP/KK), foto, dan berkas tambahan sesuai permintaan travel.
  • Kontrak/Invoice yang menjelaskan jadwal, fasilitas, dan kebijakan pembatalan.

Vaksin & kondisi kesehatan yang perlu dibahas dengan dokter

Perlu verifikasi: syarat vaksin bisa berubah sesuai kebijakan negara tujuan dan regulasi kesehatan. Diskusikan kondisi kronis (hipertensi, diabetes, asma) dan minta rencana obat harian. Jangan menunda sampai H-7.

Manasik: apa yang wajib kamu pahami

Manasik yang bagus tidak cuma “teori”. Minimal kamu paham alur ihram–thawaf–sa’i–tahallul, apa yang dilarang saat ihram, dan bagaimana mengelola tenaga. Kalau travel menyediakan grup WA pembinaan dan materi PDF, itu nilai plus.

Cara membandingkan paket dengan cepat (template 15 menit)

Bandingkan travel A vs B dengan format yang sama. Ini cara paling cepat menutup celah marketing.

Tabel perbandingan sederhana yang bisa kamu copy

Copy tempel ini ke catatanmu:

Nama travel: Status PPIU (cek SIMPU): Jadwal keberangkatan: Maskapai + rute transit: Durasi total (hari): Hotel Makkah (nama + jarak): Hotel Madinah (nama + jarak): Tipe kamar (quad/twin): Termasuk (visa, handling, manasik, perlengkapan): Tidak termasuk (tip, tour opsional, dll): Kebijakan refund/reschedule: Rekening pembayaran (atas nama siapa):

Apa yang Jarang Dibahas

1) “Setara hotel bintang …” sering bikin salah paham. Yang kamu butuh itu bukan bintangnya, tapi lokasi, akses lift, dan jarak jalan kaki. Dua hotel “bintang 4” bisa beda jauh kenyamanannya.

2) Transit bukan sekadar “nunggu”. Transit panjang itu menguras tenaga, terutama untuk lansia. Tanyakan: bagasi lanjut otomatis atau harus re-check? Ini menentukan capek atau tidak.

3) Biaya kecil yang sering lolos. Tip, laundry, makan di luar jadwal, upgrade kamar, dan transport tambahan. Minta daftar “yang tidak termasuk” tertulis—kalau travel rapi, mereka punya.

4) Komunikasi saat krisis. Saat jadwal mundur atau ada perubahan hotel, siapa PIC-nya? Apakah ada call center 24 jam? Ini jarang dibahas, padahal penting.

5) Kualitas pembimbing (muthawwif/ustadz) itu faktor pengalaman. Bukan hanya nama besar, tapi cara membimbing jamaah pemula: jelas, sabar, dan responsif.

Kalau kamu hanya mengingat satu hal: transparansi mengalahkan promo. Travel yang berani menuliskan detail biasanya lebih aman daripada yang menjual “impian” tanpa data.

FAQ

Berapa DP wajar untuk paket umroh dari Majalengka?

DP bervariasi tergantung kebijakan travel dan waktu booking. Yang penting: DP tercatat di invoice, masuk rekening perusahaan (lebih aman), dan ada penjelasan tertulis tentang skema pelunasan serta konsekuensi pembatalan.

Kalau jadwal mundur, hak jamaah apa saja?

Rujuk kontrak untuk opsi reschedule, refund, atau pengalihan paket. Minta semua komunikasi tertulis, dan jika ada perubahan hotel/maskapai, minta revisi itinerary serta rincian fasilitas pengganti.

Lebih aman pilih paket plus atau reguler untuk pemula?

Untuk pemula, paket reguler biasanya lebih aman karena ritmenya fokus ibadah. Paket plus cocok jika fisik kuat dan memang ingin destinasi tambahan. Kuncinya: jangan memaksakan tempo.

Daftar Istilah

PPIU
Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (izin resmi untuk menyelenggarakan umroh).
PIHK
Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (izin untuk haji khusus).
Handling
Biaya operasional layanan perjalanan (transport lokal, muthawwif, perlengkapan, dll.).
Itinerary
Rencana perjalanan harian yang memuat jadwal, kota, dan aktivitas.
Tahallul
Keluar dari ihram dengan memotong rambut (sesuai ketentuan).

Penutup

Kalau kamu sedang memilih Travel Umroh Majalengka, mulailah dari legalitas dan kejelasan dokumen—bukan dari brosur. Setelah itu, pakai template perbandingan 15 menit supaya kamu bisa membandingkan beberapa travel dengan adil.

Tips kecil: lakukan survei ke 2–3 travel, minta itinerary tertulis, lalu cek silang (SIMPU, alamat kantor, dan kebijakan refund). Dengan begitu, keputusanmu lebih tenang dan keluarga ikut nyaman.

Semoga dimudahkan sampai berangkat dan pulang dengan selamat. Aamiin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top